Tsunami Menerjang Banten dan Lampung

Teduh.Or.Id – Inalillahi wa inna ilaihi rojiuun. Musibah tsunami kembali menerjang tanah air Indonesia, tepatnya di wilayah Banten dan Lampung pada hari Sabtu, 22 Desember 2018. Tsunami yang menurut kesaksian tinggi gelombangnya mencapai 8 meter tersebut, meluluhlantahkan pesisir pantai, yang di sana juga menjadi objek wisata. Sehingga menyebabkan banyak korban jiwa meninggal maupun luka-luka.

Sampai saat ini, Rabu (25/12), Basarnas mencatat ada 373 korban meninggal dunia, dan kemungkinan masih bertambah. Menurut Kepala Basarnas Provinsi Banten, Zenal, seperti diberitakan TribunNews.com, jumlah korban masih bisa terus bertambah. Bahkan Basarnas sampai kekurangan kantong mayat karena banyaknya korban. “Kami sudah habis persediaan kantong jenazah sebanyak 100 kantong,”ujarnya, saat jumpa pers di Pos Utama Bencana Tsunami di Pandeglang.

Selain korban meninggal, tsunami juga menyebabkan korban luka-luka yang mencapai 764 orang dan 61 orang hilang. Jumlah tersebut pun masih bisa bertambah. Basarnas dibantu para relawan yang datang ke lokasi bencana, terus melakukan penyisiran dan mencari korban di antara reruntuhan puing yang hancur akibat terjangan gelombang laut tersebut.

Dikutip dari Okezone.com, pencarian korban tsunami dilakukan di 17 titik lokasi bencana. Sebanyak 17 titik itu, antara lain Carita, Panimbang, Cigeulis, Sumur, Labuan, Tanjung Lesung, Cibaliung, Cimanggu, Pagelaran, Bojong, Anyer, Pulau Sangiang, Menes, Pulau Hampeleum, Banyuasin, dan OSC Lampung.

Kita tentu bersedih terhadap musibah yang menimpa saudara-saudara kita di sana. Maka jangan lupa untuk terus mendoakan kebaikan bagi para korban, para relawan, maupun orang yang membantu dengan segenap daya usaha untuk membantu pemulihan lokasi bencana. Kita pun bisa membantu lewat tenaga dan harta, bila memang memiliki kemampuan, melalui jalur bantuan resmi dan tepercaya.

Tak lupa bahwa musibah bagi seorang muslim, juga turut dijadikan ajang introspeksi diri. Merenungi serta memohon ampun atas dosa-dosa kita. Karena maut bisa datang kapan saja.

 

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (Asy Syura: 30).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.