Sunnah Memuliakan Rambut

Teduh.Or.Id – Dalam Syari’at Islam memakai minyak rambut dan menyisirnya disebut dengan istilah Tarjil, atau Tarajjul. Lalu bagaimanakah hukumnya?

Menurut Ulama, disunnahkan mentarjil rambut dalam waktu berselang sehari, dan ini adalah pendapat Madzhab al-Syafi’iyyah dan al-Hanabilah. Dalil-dalilnya dari Sunnah adalah :

Pertama : Hadits yang berasal dari Abdullah bin al-Mughaffal Radliyallahu ‘Anhu , beliau berkata:

نهَى رسولُ الله صلَّى اللهُ عليه وسلَّم عن الترجُّلِ إلَّا غِبًّا

“Rasulullah ﷺ  melarang Tarajjul kecuali secara Ghibba.”

Kata Ghibba dalam hadits ini maksudnya ialah berselang sehari, maka larangan Tarajjul dalam hadits ini menjadi tidak berlaku pada satu bentuk keadaan, yaitu Ghibba. Karena ia dikecualikan dari pelarangan maka berbalik hukumnya menjadi boleh atau dianjurkan.

Kedua : Riwayat dari Humaid bin Abdirrahman, beliau berkata; “Aku telah berjumpa dengan seorang lelaki yang telah membersamai Nabi ﷺ sebagaimana Abu Hurairah pernah membersamainya, beliau berkata:

نهى رسولُ الله صلَّى اللهُ عليه وسلَّم أن يمتَشِطَ أحدُنا كلَّ يومٍ

“Nabi ﷺ melarang kami menyisir rambut setiap hari.”

Makna hadits ini menetapkan tidak dilarangnya menyisir rambut jika dilakukan tidak pada setiap hari.

Ketiga : Hadits yang datang dari Abu Hurairah Radliyallahu ‘Anhu sesungguhnya Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

من كان له شَعرٌ فلْيُكرِمْه

“Siapa saja yang memiliki rambut maka hendaknyalah ia memuliakannya”.

Makna memuliakannya ialah membersihkannya, memberinya minyak dan menyisirnya.

Keempat : riwayat hadits dari Ummulmukminin ‘Aisyah Radliyallahu ‘Anha, beliau berkata:

كان النبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يُصغِي إليَّ رأسَه وهو مجاوِرٌ في المسجِدِ، فأُرَجِّلُه

“Nabi ﷺ pernah menjulurkan kepala beliau ke sisiku walhal beliau (ketika itu sedang) iktikaf di masjid maka aku pun mentarjil rambutnya”[1]

Dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa menelantarkan penampilan rambut sehingga sampai kusut dan bau bukan suatu adab yang terpuji.


[1] Penjelasan ini kami ambil dari dorar.net dengan garis besarnya, rincian no.hadits dan referensi lainnya dapat dilihat melalui ini (klik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.