Sosok Ahli Tauhid Zaman Jahiliyyah

Teduh.Or.Id – Mungkin sebagian kita bertanya-tanya, adakah sosok atau individu-individu tertentu yang sebelum datangnya Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam dan telah berlalunya masa kenabian terakhir sebelum Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sudah berada dalam tauhidullah (mengesakan Allah dalam penyembahan dan peribadatan)? Bagaimana jika memang ternyata hal tersebut ada, pribadi-pribadi tersebut menerima dan menemukan kebenaran? Apakah yang ia lakukan dalam pencariannya mencari kebenaran dalam penyembahan kepada Allah dengan murni tersebut juga mndapatkan ganjaran surga Allah Ta’ala?

Sungguh menarik dan dapat kita ambil perjalanan tentang seseorang yang bernama Zaid bin Amr bin Nufail sebagaimana dituturkan oleh Ibnu ‘Asakir (Wafat 571 H.) yang meriwayatkan dari Ummul Mukminin Aisyah –Radhiyallahu Anha – : “Sesungguhnya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda tentang (sosok) Zaid bin Amr, Nabi bersabda: “Aku pernah masuk surga dan aku melihat ada dua derajat untuk Zaid bin Amr bin Nufail”. Hadits ini disimpulkan oleh Syaikh Al-Albani sebagai Hadits yang Hasan dalam Silsilah Shahihah No 1306 dan Shahihul Jami’ 3367.

Imam Al-Bukhari dalam Shahihnya No 3827 dalam Manaqibul Anshar dari riwayat Abdullah bin Umar – Radhiyallahu Anhuma – juga menyebutkan bahwa Zaid bin ‘Amr bin Nufail konon pernah pergi ke negeri Syam dalam rangka mencari Agama dan kelak akan dianutnya, lalu dia bertemu dengan seorang Alim Yahudi, dan dia pun bertanya kepadanya tentang Agama mereka (Yahudi).

Dia berkata:

“Semoga saja saya dapat menganut Agama kalian, maka ajarilah aku tentangnya!”

Alim Yahudi : ”Kamu tidak akan menjadi penganut Agama kami sampai kamu mendapatkan bagian dari kemurkaan Allah”,

Zaid berkata: “Tidaklah aku berlari kecuali dari kemurkaan Allah, dan aku tidak akan mampu menanggung kemurkaan Allah sedikit pun selamanya, bagaimana bisa aku akan mampu menanggungnya!?. Maka apakah kamu akan menunjukkan kepadaku Agama yang lainnya?”

Alim Yahudi : “Aku tidak mengetahuinya kecuali kamu menjadi seorang yang Hanif”,

Zaid berkata: “Apakah itu Al-Haniif !?”

Alim yahudi: “Agama Ibrahim. Bukanlah Ibrahim seorang Yahudi dan bukan pula Nasrani, dan tidaklah dia beribadah kecuali hanya untuk Allah”.

Lalu Zaid pergi sampai akhirnya bertemu dengan seorang Alim dari Nasrani lalu ia pun bertanya kepadanya seperti yang telah ia komunikasikan dengan Yahudi tadi.

Alim Nasrani pun menjawab: “Kamu tidak akan menjadi penganut Agama kami sampai kamu mendapatkan bagian dari kemurkaan Allah”,

Zaid berkata: “Tidaklah aku berlari kecuali dari kemurkaan Allah, dan aku tidak akan mampu menanggung kemurkaan Allah sedikit pun selamanya, bagaimana bisa aku akan mampu menanggungnya!? Maka apakah kamu akan menunjukkan kepadaku Agama lainnya?”

Alim Nasrani : “Aku tidak mengetahuinya kecuali kamu menjadi seorang yang Hanif”.

Zaid berkata: “Apakah itu Al-Haniif!?”

Alim Nasrani : “Agama Ibrahim. Bukanlah Ibrahim seorang Yahudi dan bukan pula Nasrani, dan tidaklah dia beribadah kecuali untuk Allah”.

Maka setelah Zaid mengetahui pendapat mereka tentang Ibrahim – Alaihis Salam – ia pun beranjak pergi, dan manakala dia telah keluar dari wilayah mereka (Yahudi dan Nasrani) dia mengangkat kedua tangannya dan berkata: “Yaa Allah sesungguhnya aku bersaksi bahwa aku berada di dalam Agama Ibrahim”.

Dan konon Zaid bin Amr bin Nufail tidak pernah menyembelih untuk berhala-berhala dan dia tidak pernah memakan bangkai dan darah, dia juga pernah mengingkari kaum Quraisy atas perbuatan mereka yang Syirik. Itulah sebabnya para Ulama menyebutnya sebagai Hubafaa’ul Jahiliyyah atau Muwahhidul Jahiliyyah.

Semoga kisah tersebut dapat menambah wawasan pengetahuan kita, meneguhkan fondasi keimanan kita, bahwasanya Islam yang hari ini menjadi bagian dari nafas kehidupan kita hari ini adalah sebagaimana apa-apa yang dibawa oleh Ibrahim –alaihi salam- dan dilanjutkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Hanya mengesakan Allah saja dalam segala bentuk peribadatan.

Wallahu A’lam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.