Seberapa Produktifkah Kita Sebagai Muslim?

“Sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat bagi manusia lainnya”

(Muhammad sholallahu ‘alayhi wassalaam seperti yang diriwayatkan oleh Bukhari)

Teduh.Or.Id – Kata manfaat pada bahasa Arab berasal dari kata nafa’a yang secara literal bermakna serve dalam bahasa Inggris. Serve bermakna melayani atau memberi pelayanan berupa jasa. Produktif sendiri adalah kata-kata yang sering digunakan dalam dunia bisnis dan marketing untuk menilai kinerja seorang karyawan atau sebuah unit kerja. Biasanya diukur dengan nilai uang yang dihasilkan dalam satuan waktu.

Produktif berasal dari Bahasa inggris yang jika kita mencari makna dari kata productivity dalam kamus akan bermakna, “The quality, state, or fact of being able to generate, create, enhance or bring forth goods and services”. Maka produktif juga dapat dimaknai kemampuan memberi atau menghasilkan sebuah barang atau jasa. Maka kata nafa’a dan produktif dapat disepadankan dalam hal kemampuan berjasa bagi orang lain atau kemampuan menghasilkan sesuatu. Penulis membuka artikel ini dengan pernyataan, Muhammad Sholallahu ‘alayhi wassalaam : sebaik-baik manusia adalah yang produktif atau memberi manfaat bagi manusia lainnya. Menarik bahwa pernyataan ini terbuka bagi seluruh manusia.

Kita sebagai muslim yang sangat mempercayai kebenaran pernyataan yang dibawakan oleh pembawa pesan langit ini, sudah sepatutnya menjadi yang pertama menerapkan nilai-nilai yang beliau bawa. Secara umum biasanya produktivitas diukur dari hasilnya. Contoh, seberapa produktif seorang guru adalah dilihat dari seberapa banyak siswanya yang berhasil mendapatkan nilai baik dan lulus perguruan tinggi favorit. Bisa juga diukur dari berapa banyak produk yang dihasilkan berupa buku, artikel tulisan, dan dokumen-dokumen pendidikan lainnya. Untuk mengukur produktivitas segolongan manusia secara umum mungkin kita bisa ukur dari karya fenomenal yang ditelurkan.

Kaum intelektual dalam bidang science biasanya diukur dari berapa banyak hasil peneliitian mereka yang dijadikan rujukan oleh banyak penelitian berikutnya. Kaum intelektual dalam bidang teknologi diukur dari berapa banyak paten yang mereka hasilkan dan berhasil dipasarkan. Maka sebuah negara dan sebuah kaum dapat diukur produktivitasnya dengan cara yang sama.

Di zaman ini, hampir semua paten teknologi dan karya penelitian yang berkontribusi banyak bagi masyarakat dan manusia secara umum dihasilkan oleh negeri-negeri non-muslim, dan sedikit sekali yang dihasilkan oleh negeri-negeri muslim. Hal ini bertolak belakang dengan generasi awal dari kaum muslimin. Mereka menghasilkan ratusan, ribuan bahkan ratusan ribu karya penelitian yang fenomenal dan bahkan masih tetap dirujuk hingga hari ini. Sayangnya produktivitas itu menurun hingga hampir tak ada lagi di zaman ini.

Di akar rumput pun, kita bisa melihat produktivitas kebanyakan umat islam masih cukup rendah. Lebih parahnya lagi, banyak diantaranya yang bukannya memberi jasa atau manfaat bagi orang lain, justru mencari manfaat dan meminta jasa bantuan orang lain. Maka bisa dikatakan banyak diantara umat islam di zaman ini yang justru kontra produktif, bertentangan dengan pesan yang dibawa oleh Rasul mereka sendiri.

Lalu apa penyebabnya? Kami mengusulkan berhentilah untuk mencari dimana salahnya. Kita perlu menatap ke depan, kita perlu mengatur diri kita untuk bisa menjadi produktif serta memberi manfaat bagi orang lain. Beberapa tips dan trik untuk menjadi produktif telah banyak didiskusikan. Muhammad Faris misalmya salah seorang CEO dari productivemuslim.com telah berbagi beberapa tips yang sejalan dengan agama. Kami pun telah berusaha menyematkan subtitle pada sebuah video dari ASAPscience yang mungkin bisa membantu kita untuk lebih memberi manfaat bagi orang lain.

Gambar diambil dari:

http://1.bp.blogspot.com/-64oyuByK16s/UdbrDiqxDqI/AAAAAAAABJQ/9f1ropTLTWY/s1600/muslim-terbaik-muslim-produktif.jpg

Mau melihat lebih jauh bentuk visual dari tulisan ini? Silahkan kunjungi situs dengan mengklik link dibawah ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.