Saatnya Kembali Bersepeda!

Teduh.Or.Id – Bersepeda merupakan kegiatan yang memiliki nilai dan kedudukan berbeda di setiap negara. Terutama di kota-kota besar, yang masyarakatnya memiliki tingkat mobilitas tinggi. Misalnya saja seperti di Copenhagen, Denmark, di mana bersepeda menjadi kebutuhan bagi masyarakat di sana. Begitu juga dengan kota di negara Asia seperti Jepang ataupun China. Para pengguna sepeda seperti dimanjakan dengan jalur khusus yang disediakan oleh pemerintahnya.

Namun hal itu berbeda dengan apa yang ada di Indonesia. Masyarakat kota besar seperti Jakarta atau Surabaya menempatkan sepeda hanya sekadar alat pemuas hobi saja. Masyarakatnya cenderung lebih menikmati bermacet-macet menggunakan kendaraan bermotor. Padahal bersepeda menyimpan banyak potensi yang tidak didapat dari menggunakan kendaraan lain.

Tentu saja bagi sangat disayangkan, apalagi untuk Anda yang memang memiliki sepeda di rumahnya. Padahal bersepeda memiliki manfaat yang banyak, baik secara jasmani bahkan rohani. Nah, kali ini Teduh coba mengulas beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari menggunakan sepeda secara rutin sebagai kendaraan harian.

  1. Bersepeda Lebih Hemat

Manfatkan sepeda sebagai kendaraan harian, maka Anda akan mendapat manfaat yang pertama yaitu penghematan. Awalnya mungkin agak sulit, karena bersepeda membutuhkan energi yang lumayan banyak, apalagi jika jarak dari rumah ke kantor lebih dari 10 kilometer. Namun lama kelamaan tubuh akan menyesuaikan dan aktivitas tersebut dapat dilakukan lebih mudah. Penghematan pengeluaran dengan tidak membeli BBM, hingga suku cadang. Perawatan sepeda relatif lebih mudah dibandingkan kendaraan bermotor.

  1. Kebugaran

Bersepeda termasuk aktivitas yang minim resiko cedera. Dibandingkan dengan berjalan kaki atau berlari, tubuh relatif aman karena tidak mengalami kontak langsung dengan permukaan lain seperti aspal. Hal itu membuat siapapun bisa bersepeda, bahkan meski tidak tahu teori teknik dasar sekalipun. Juga bisa mengayuh dengan gayanya masing-masing, bisa lambat ataupun cepat. Lakukan secara rutin, maka insyaaAllah kebugaran tubuh akan terbangun dengan sendirinya. Bagi yang bersepeda jarak jauh, jangan lupa untuk menggunakan helm dan menaati aturan lalu lintas untuk menunjang keselamatan bersepeda.

Teduh bersepeda

“Bukankah sebagai seorang muslim, kita ingin agar terus dapat beribadah hingga masa tua dengan kuantitas dan kualitas yang sama baiknya seperti di kala muda.”

 

  1. Kontemplasi Diri

Bila jarak dari rumah Anda menuju kantor cukup jauh, maka bersepeda bisa dimanfaatkan untuk ruang kontemplasi diri. Hal yang sering tidak didapatkan dari berkendara motor atau mobil. Proses mengayuh yang terkadang lama membuat perenungan lebih terasa ketika bersepeda. Belum lagi ragam peristiwa di sekitar kita bisa dinikmati lebih seksama di atas sadel sepeda. Perenungan di atas sepeda juga terkadang dapat membuat kita lebih bersyukur dengan hidup yang kita miliki.

  1. Investasi

Sepeda sebagai sebuah hasil karya kerja manusia bisa menjadi investasi tersendiri. Nama sepeda seperti Federal, Koga, Gazelle memiliki tempat tersendiri di hati para pecinta sepeda. Pada beberapa seri langka atau unik, sepeda bisa menjadi investasi yang harganya perlahan naik. Tidak hanya untuk investasi material, bersepeda juga merupakan investasi bagi tubuh di masa tua. Dengan merutinkan bersepeda membuat tubuh selalu aktif dan terjaga kesehatannya. Bukankah sebagai seorang muslim, kita ingin agar terus dapat beribadah hingga masa tua dengan kuantitas dan kualitas yang sama baiknya seperti di kala muda. Maka, bersepeda dan sepeda itu sendiri adalah sebuah investasi.

  1. Hadiah untuk Orang Lain

Rutin bersepeda dapat menjadi berkah tersendiri. Tidak hanya untuk pelakunya namun juga bagi orang-orang di sekitarnya. Seperti disebutkan di atas, bersepeda bisa membuat badan bugar dan metabolisme tubuh terjaga dengan baik. Hal tersebut membawa kebaikan terutama untuk mereka yang sudah menikah. Jadikan diri Anda ibarat hadiah terindah bagi pasangan, dengan rajin merawat diri dan memberikan yang terbaik pada mereka. Dan seperti yang kita tahu, otot-otot yang paling terjaga dari bersepeda ada di bagian pinggul, paha dan kaki. Di mana di sanalah letak kebahagiaan kadang bermula.

Masih banyak sebenarnya manfaat lain yang bisa didapat dari bersepeda. Tentu saja Anda terlebih dulu harus merasakannya secara langsung agar terasa. Bila malas cobalah ajak teman-teman terbaik Anda https://www.teduh.or.id/?s=teman untuk turut bersepeda.