Potret Kehidupan Seorang Muslim Yang Baik

Tidak perlu ragu jika anda harus memberi sesuatu untuk orang lain, janganlah merasa risau jika harta benda anda berkurang karena orang lain, dan usirlah rasa terbebani jika banyak orang yang menjadi tanggungan anda, itu artinya anda adalah manusia terbaik. Mengapa demikian?

Ya, demikianlah yang Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam wartakan. Bahwa manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Semakin banyak manfaat dan kontribusi positif yang anda dermakan, maka akan semakin baik pula nilai diri anda.

Sudah semestinya anda bangga jika saat ini mampu untuk menjadi sumber kebaikan dan banyak memberikan hal bermanfaat bagi orang lain.

Oleh karena itu, lihatlah amal jariyah yang merupakan salah satu contoh sederhananya, bagaimana amalan ini senantiasa mengalirkan pahala yang banyak bagi pemiliknya, walaupun ia telah pergi dan meninggalkan dunia fana ini. Amalan baiknya akan senantiasa bermanfaat dan terus mengalirkan kebaikan untuk orang lain dalam jangka waktu lama.

Begitu juga dengan bersedekah, semakin banyak harta yang anda keluarkan untuk berbagi dengan sesama, maka akan semakin banyak pula simpanan harta anda di akhirat, karena semua harta akan hilang, lenyap, habis serta menjadi rebutan ahli waris jika nyawa telah sampai di kerongkongan.

Sedekah juga memiliki keutamaan yang sangat banyak, diantaranya menghapus dosa, menolak bala dan menyembuhkan penyakit, memberi keberkahan pada rezeki, dan masih banyak lagi.

وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ

Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh”(QS. Al-Munafiqun: 10)

Demi Dzat yang meninggikan langit tanpa tiang, Anda tidak akan merugi ketika menjadi orang baik, ketika anda selalu menjadi sumber kebaikan untuk orang lain. Tidak harus dengan harta yang melimpah, tidak mesti dengan sesuatu yang mahal. Hal kecil dan sederhana pun bisa menjadi manfaat bagi sesama.

Jika anda memiliki ilmu, berbagilah dengan sesama, ajarkan orang lain ilmu yang bermanfaat untuk dunia dan akhirat mereka. Karena anda tidak pernah tahu, mungkin saja itulah kebaikan terakhir yang anda persembahkan untuk saudaramu sesama muslim. Anda tidak pernah tahu kapan masa hidup akan berakhir.

Tinggalkanlah kenangan yang baik, tinggalkan kenangan yang manis penuh berkah. Jika nanti anda tiada, anda akan selalu dikenang sebagai orang baik, sebagai sumber kebaikan dan sumber manfaat untuk mereka.

Ketika anda hobi untuk menulis, maka tulislah sesuatu yang berguna, tulislah nasihat-nasihat yang bermanfaat, ingatkan mereka yang lalai, ingatkan kawan yang sedang lupa dengan kematiannya, ingatkan karib yang sedang tertidur nyenyak dengan kenikmatan dunia.

Jangan lupa pula untuk terus memotivasi orang sedang lelah, lemah, galau dan gundah, bahwa hidup ini adalah perjuangan, hidup yang saat ini dijalani merupakan tempat ujian dan cobaan, teruslah berjuang, teruslah belajar, teruslah berjihad, dan teruslah melakukan amal-amalan kebaikan.

Jangan pernah meremehkan suatu amalan yang kecil, walau hanya memberi separuh/setengah buah kurma. Jangan pula meremehkan dosa yang kecil, karena gunung yang tinggi menjulang ke angkasa terdiri dari tanah dan kerikil-kerikil tidak besar.

Waktu berjalan dengan begitu cepat, manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meraup pahala dan keuntungan yang sebanyak-banyaknya pula, baik keuntungan dunia maupun akhirat.

Seorang muslim bagaikan lebah, mengambil sesuatu dari sumbernya yang baik, yang manis, yang berkah, dan memberikan yang jauh lebih baik juga untuk orang lain.

Maka, anda harus menjadi seorang muslim yang lebih bermanfaat untuk orang lain, mulai hari ini dan enyahkan kata nanti dalam kamus kebaikan yang harus anda miliki.

Oleh:

Abdurrahman Al Maluky, BA

(Lulusan Universitas Islam Madinah)