Muhammad Salah Mengharumkan Islam

Spread the love

Mengalahkan Kevin de Bruyne, Muhammad Salah  dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Primer Inggris musim 2017-2018 oleh Asosiasi Pemain Sepak Bola Profesional di Inggris.

Yang membuat hal ini istimewa karena Muhammad Salah adalah seorang Muslim dan berasal dari negeri para Nabi dan Ulama, Mesir.

Walau pun dalam urusan sepakbola, urusan Agama tidaklah begitu dipersoalkan, namun tetap saja bagi setiap Muslim itu adalah satu kebanggaan di tengah-tengah redupnya ketokohan seorang muslim dalam kancah sepakbola international, dan seolah menjadi penawar racun lebel teroris terhadap setiap muslim.

Kemenangan Muhammad Salah juga disambut baik di kota Makkah, sebagaimana dimuat oleh Sabq.org 24 April 2018.[1] Fahd Arruqiy wakil Baladiyyah Makkah Al-Mukarramah menyebutkan akan menghadiahkan sebidang tanah untuk sang kapten Muhammad Salah yang juga dikenal dengan sebutan Abu Makkah.

 وأكد “الروقي” أن هذه الهدية ما هي إلا اعتزاز بالنجم المصري المعروف بـ”أبو مكة”، وبأخلاقه الكريمة، وقيمه الرفيعة.. فهو خير من يمثل نشر رسالة الإسلام السمحة في بريطانيا

“Arruqiy menegaskan, bahwa hadiah tersebut tidaklah kecuali sebagai penghormatan terhadap sang bintang Mesir tersebut, yang dikenal dengan Abu Makkah, dan karena akhlaknya yang mulia dan tinggi, dia adalah pemain yang paling baik memerankan penyebaran risalah Islam yang damai di Negeri Britania Raya”.

Sesungguhnya Islam menuntun kita menjadi seorang Mukmin yang kuat, dan bahkan Mukmin yang kuat lebih dicintai , Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabada:

المؤمن القوى خير وأحب إلى الله من المؤمن الضعيف

“Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah dari seorang mukmin yang lemah”. (Hr.Muslim)

Dikisahkan oleh Ibnu Katsir rahimahullah dalam Bidayah Wan-Nihayah bahwa dulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengalahkan Ibnu Rukanah seorang juara gulat di zamannya, Ibnu Katsir Beliau berkata:

قلت: وقد روى أبو بكر الشافعي بإسناد جيد عن ابن عباس رضي الله عنهما: أن يزيد بن ركانة صارع النبي ﷺ فصرعه النبي ﷺ ثلاث مرات، كل مرة على مائة من الغنم فلما كان في الثالثة قال: يا محمد ما وضع ظهري إلى الأرض أحد قبلك، وما كان أحد أبغض إلي  منك وأنا أشهد أن لا إله إلا الله ، وأنك رسول الله . فقام عنه رسول الله – صلى الله عليه وسلم – ورد عليه غنمه

“Dan telah diriwayatkan Abu Bakr Asy-Syafi’i dengan sanad yang Jayyid (bagus) dari Ibnu ‘Abbas radliyallahu ‘anhuma, bahwa Yazid bin Rukanah melawan nabi bergulat, maka Nabi pun meladeninya sampai tiga kali, setiap pertandingan dengan hadiah seratus domba, dalam sesi yang ke-tiga, dia berkata: “Wahai Muhammad, tidak ada yang pernah merebahkan punggungku ke atas tanah seorang pun sebelum dirimu, dan (sebelumnya) tidak ada seorang pun yang paling aku benci selain dari dirimu, dan aku bersaksi La Ilaa Illallah dan Sesungguhnya engkau adalah utusan Allah, kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengembalikan domba-dombanya”. (4/225)


[1] https://sabq.org/VqGR35