Mengenal Keju, Menu Baru Sosialita

Teduh.Or.Id – Maraknya rumah makan kekininian yang muncul di kota-kota besar disambut hangat para kaum milenial sebagai solusi tempat berkumpul bagi mereka. Selain tempat berkumpul, rumah makan ini kadang menjadi pembuktian identitas mereka sebagai kaum sosialita yang eksis dalam mengikuti perubahan trend di kalangan muda.

Beragam konsep diajukan olah rumah makan yang banyak bermunculan tersebut. Dari mengambil konsep berdasarkan kultur negara atau tempat tertentu sampai konsep jenis makanan tertentu. Tidak heran semua rumah makan tersebut harus menentukan Signature Menu. Sebagian besar rumah makan menyajikan menu makanan yang berbahan pendamping keju.

Selain rasanya yang ajib, keju juga dianggap mengangkat derajat sosial bagi yang mengkonsumsi. Keju memiliki ribuan ragam berdasarkan asal daerah dan bahan dasar. Keju adalah susu yang difermentasi dengan penambahan zat asam selama waktu tertentu hingga menjadi padat dan menghasilkan rasa yang menggugah rasa. Berikut 3 jenis keju yang banyak dikonsumsi di sekitar kita.

Macam Keju
Anda belum jadi sosialita, kalau cuma tahu keju ada di potongan pizza.

 

1. Keju Cheddar

Keju yang berasal dari daerah Somerset, Inggris ini memiliki rasa yang creamy dan tajam dan memiliki tekstur yang sangat padat tetapi lembut. Keju jenis ini berbahan dasar susu sapi yang melalui proses pasteurisasi. Proses pembuatannya membutuhkan waktu 9 sampai dengan 24 bulan. Keju Cheddar ini merupakan jenis keju yang paling banyak dikonsumsi.

2. Keju Parmesan

Keju yang satu ini merupakan keju yang berasal dari provinsi Parma, Italia. Nama lain dari Keju Parmesan ini adalah The Parmigiano Reggiano. Berbahan dasar susu sapi yang tidak melalui proses pasteurisasi membuat rasanya sedikit menusuk tetapi menyegarkan dan bertekstur sedikit padat tapi berpasir. Proses pembuatannya minimal membutuhkan waktu 1 tahun.

Paling khas dari keju ini, harus dihasilkan dari susu yang sapinya hanya makan rerumputan hijau segar. Dan Keju Parmesan yang banyak beredar di pasaran umumnya bukanlah keju yang dikategorikan sebagai The Parmigiano Reggiano dikarenakan tidak memiliki stempel oleh Protected Designation of Origin (PDO). Tetapi keju yang banyak di pasaran tersebut adalah keju yang diproduksi untuk mendapatkan tekstur dan rasa yang mirip dengan keju tersebut.

3. Keju Mozarella

Mendengar nama keju ini imanjinasi kita langsung menggambarkan potongan makanan yang ditengahnya terdapat sesuatu yang kenyal dan lengket, mmmm… yummy. Keju Mozarella ini berasal dari kota Campania, Italia. Keju yang berbahan dasar susu sapi atau susu kerbau baik yang melalui proses pasteurisasi maupun tidak ini merupakan keju yang paling digemari para pecinta keju. Berbeda dengan jenis keju lainnya, keju Mozarella adalah keju yang dibuat tanpa memerlukan waktu yang lama dan langsung dapat dikonsumsi di hari yang sama setelah dibuat. Keju Mozarella memiliki tekstur lembut dan kenyal dengan aroma susu yang sangat kuat.

Demikian ulasan singkat 3 jenis keju yang banyak dikonsumsi di sekitar kita. Keju juga bisa dijadikan pilihan jika ingin menjalankan diet https://www.teduh.or.id/pilihlah-diet-terbaik-untuk-anda/ ,lho. Selamat berwisata kuliner…..

”Telah menceritakan kepada kami Muslim bin Ibrahim Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Abu Bisyr dari Sa’id dari Ibnu Abbas Radliayallahu ‘Anhuma, ia berkata; Bibiku pernah memberi hadiah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berupa daging biawak, keju dan susu. Kemudian daging biawak itu diletakkan di atas hidangan beliau. Sekiranya biawak itu haram, niscaya ia tidak akan diletakkan di situ. Lalu beliau meminum susu dan memakan keju.”

{H.R. Al-Bukhari}