Masjid Hagia Sophia Turki Tidak Seutama Tiga Masjid

Masjid yang disebutkan memiliki keutamaan tersendiri yang berbeda dari masjid lainnya ialah Masjidilharam Makkah, Masjid Nabawi, dan Masjid Al-Aqsha.

Adapun Masjidilharam dan Masjid Al-Aqsha, maka telah disebutkan secara terang dalam Al-Qur’an, dan penyebutannya secara terang ini merupakan keutamaan tersendiri, Allah berfirman :

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat. (QS: Al-Isra’ Ayat 1)

Adapun Masjid Nabawi maka Allah sebutkan dalam firmannya ;

لَا تَقُمْ فِيْهِ اَبَدًاۗ  لَمَسْجِدٌ اُسِّسَ عَلَى التَّقْوٰى مِنْ اَوَّلِ يَوْمٍ اَحَقُّ اَنْ تَقُوْمَ فِيْهِۗ فِيْهِ رِجَالٌ يُّحِبُّوْنَ اَنْ يَّتَطَهَّرُوْاۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِيْنَ

Janganlah engkau melaksanakan salat dalam masjid itu selama-lamanya. Sungguh, masjid yang didirikan atas dasar takwa, sejak hari pertama adalah lebih pantas engkau melaksanakan salat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Allah menyukai orang-orang yang bersih. (QS: Attaubah 108)

Menurut salah satu pendapat tafsir dari “masjid yang didirikan atas dasar takwa” adalah Masjid Nabawi yang terdapat padanya pusara Nabi ﷺ saat ini, Imam Abu Ja’far Al-Thabari – rahimahullah – berkata:

أولى القولين في ذلك عندي بالصواب قول من قال: هو مسجد الرسول صلى الله عليه وسلم، لصحة الخبَر بذلك عن رسول الله

“Yang paling utama benar dari dua pendapat pada masalah tersebut di sisi saya adalah pendapat yang mengatakan; dia adalah Masjid Rasulullah ﷺ, karena keshahihan hadits dengan yang demikian itu dari Rasulullah ﷺ .” (Tafsir Ath-Thabari)

Dalam hadits pun keutamaan tiga masjid ini disebutkan secara jelas, bahwa Nabi ﷺ pernah bersabda;

عن أبى هريرة يبلغ به النبى -صلى الله عليه وسلم-  لا تشد الرحال إلا إلى ثلاثة مساجد مسجدى هذا ومسجد الحرام ومسجد الأقصى

Dari Abu Hurairah – Radhiyallahu ‘Anhu – Nabi ﷺ menyampaikan ; Jangan Tusyaddurrihal kecuali ke tiga masjid, yaitu Masjidku ini, dan Masjidilharam, dan Masjid Al-Aqsha.” (Muttafaq ‘Alaih).

Imam Annawawi –rahimahullah – berkata:

وفي هذا الحديث فضيلة هذه المساجد الثلاثة وفضيلة شد الرحال اليها لأن معناه عند جمهور العلماء لا فضيلة في شد الرحال إلى مسجد غيرها

“Dalam hadits ini ada keutamaan dari tiga masjid ini, dan keutamaan melakukan perjalanan kepadanya, karena maknanya di sisi mayoritas ulama adalah tidak ada keutamaan dalam melakukan perjalanan ke masjid selainnya.” (Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim bin Al-Hajjaj 9/168)

Di antara keutamaan tiga masjid ini adalah dilipatgandakannya pahala shalat di dalamnya dengan kelipatan yang berbeda-beda di antara satu dan yang lainnya, untuk Masjid Nabawi Nabi ﷺ bersabda ;

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال صلاة في مسجدي هذا خير من ألف صلاة فيما سواه إلا المسجد الحرام

Dari Abu Hurairah – Radhiyallahu ‘Anhu – sesungguhnya Nabi ﷺ pernah bersabda; “Shalat di masjidku ini lebih baik dari pada seribu kali shalat di masjid selainnya, kecuali Masjidilharam”. (Muttafaq ‘Alaih)

Adapun kelipatan keutamaan shalat di Masjidilharam adalah seratus ribu, Nabi ﷺ bersabda;

وصلاة في المسجد الحرام أفضل من مائة ألف صلاة فيما سواه

“Dan shalat di Masjidilharam lebih utama dari seratus ribu shalat di masjid selainnya”. (HR: Ibnu Majah No. 1406 dari Shahabat Jabir, dan Para Ulama menilainya Shahih termasuk Syaikh Al-Albani)

Lipat ganda pahala shalat di Masjid Al-Aqsha terdapat perbedaan pendapat dalamnya, ini disebabkan beberapa riwayat hadits yang menyebutkannya berbeda-beda baik dari segir kualitas Sanad mau pun makna.

Satu riwayat menyebutkan keutamaan shalat di sana adalah lima ratus kali (500) shalat, dan inilah nampaknya yang dinilai shahih dalam fatwa Allajnah Da’imah no. 5387 ( 6/228).

Satu pendapat menyebutkan sebanyak lima puluh ribu (50.000)  kali shalat, dan riwayat ini dinilai Dha’if oleh para ulama termasuk Al-Albani.

Satu pendapat menyebutkan sebanyak dua ratus lima puluh (250) kali shalat, dan AlMuhaddits Al-Albani condong ke jumlah ini sebagaimana yang dijelaskan Syaikh Prof. Hisamuddin ‘Affanah dalam artikelnya berjudul Almasjidul Aqsha Al-Mubarak fadha’il Waahkam Wa Adab.

Pendapat lainnya menyebutkan seribu kali (1000) , dan riwayat ini dinilai yang paling kuat dan di pilih oleh Al-Hafizh Al-‘Iraqi dalam Tharhuttatsrib.

Maka selain dari masjid ini maka keutamaannya adalah keutamaan masjid pada umumnya, tidak terkecuali masjid Hagia Sophia (Aya Shufia ) yang berada di negara Turki saat ini.

Hal ini perlu dingat kembali agar tidak ada dugaan dan anggapan berlebih terhadap masjid tersebut, sehingga kemudian dianggap memiliki keutamaan tersendiri untuk musafir mendatanginya, karena hal ini tidak dianjurkan untuk selain dari tiga masjid tersebut sebagaimana yang dijelaskan Imam Annawawi di atas.

Wallahu A’lam.

Musa Abu ‘Affaf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.