Ketika Salam Hanya Untuk Orang Tertentu

Teduh.Or.Id – Menebarkan salam dan memulainya adalah salah satu kebaikan yang dianjurkan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam pergaulan masyarakat muslim. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah ditanya oleh seorang tentang amalan yang terbaik dalam islam, dan beliau bersabda:

تطعم الطعام وتقرأ السلام على من عرفت ومن لم تعرف

 Artinya: “Memberi makan dan mengucap salam atas orang yang kamu kenal dan yang tidak kamu kenal.” (HR: Bukhary dan Muslim)

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Juga pernah bersabda:

إن أولى الناس بالله من بدأهم بالسلام

Artinya: ”Sesungguhnya orang yang paling dekat dengan Allah adalah orang yang memulai orang lain dengan salam.” (HR: Abu Dawud dan nilai Sanadnya dinilai baik oleh Imam An-Nawawy dalam Riyadlush-shalihin (1/234)

Kedua hadits di atas merupakan petunjuk atas keutamaan menebarkan salam kepada siapa saja dari kaum muslimin dan keutamaan atas orang yang mau lebih dulu mengucapkan salam. Dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga menjelaskan dengan terperinci kepada kita bagaimana adab semestinya dalam memulai salam antara kedua belah pihak yang bertemu, Beliau bersabda:

عن أبي هريرة رضي الله عنه عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه قال يسلم الراكب على الماشي والماشي على القاعد والقليل على الكثير

Artinya: “Dari Abu Hurairah Radliyallahu ‘Anhu dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam beliau pernah bersabda: “Orang yang berkendaraan (hendaknya) mengucap salam untuk orang yang berjalan kaki, dan orang yang berjalan kaki (hendaknya mengucap salam) kepada orang yang duduk, dan kelompok yang sedikit (hendaknya mengucap salam) kepada yang lebih banyak.” (HR: Bukhary dan Muslim. Dan dalam riwayat Bukhary disebutkan : “Yang kecil mengucapkan salam kepada yang besar.”)

Namun ada satu keadaan, dimana salam hanya diucapkan kepada pihak tertentu dan bukan lagi kepada orang yang dikenal atau pun tidak dikenal. Keadaan seperti ini sejatinya adalah ciri-ciri kiamat kecil yang telah disebutkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, beliau bersabda:

إن بين يدي الساعة تسليم الخاصة

Artinya: “Sesungguhnya dihadapan hari kiamat pengucapan salam untuk orang tertentu.” (HR: al-Hakim dan Ahmad dan dinilai Shahih oleh al-Albany dalam Silsilah ash-Shahihah No. 647)

Selain disebut sebagai ciri-ciri kiamat, keadaan itu juga sebenarnya adalah larangan agar kita tidak melakukannya, (yaitu mengucapkan salam hanya kepada orang tertentu saja) karena keadaan itu bertentangan dengan perintah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam seperti yang disebutkan di awal agar kita mengucapkan salam kepada orang yang kita kenal atau pun yang tidak kita kenal.

Musa Abu ‘Affaf, BA.