Kenapa Bersin Disukai Sedangkan Menguap Tidak?

Bersin disukai Allah sedangkan menguap dibenci Allah , dalam hadits yang diriwayatkan Imam Al-Bukhari dari Abu Hurairah – radliyallahu ‘anhu – Nabi ﷺ bersabda:

إن الله يحب العطاس ويكره التثاؤب فإذا عطس فحمد الله فحق على كل مسلم سمعه أن يشمته وأما التثاؤب فإنما هو من الشيطان فليرده ما استطاع فإذا قال ها ضحك منه الشيطان

“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap, maka apabila seorang bersin lalu memuji Allah maka wajib atas setiap muslim yang mendengarnya mentasymitkannya, adapun menguap maka sesungguhnya ia berasal dari setan, maka hendaklah ia menolaknya semampunya, maka apabila ia bersuara “haa”, setan menertawakannya”.

Imam Annawawy -rahimahullah- menjelaskan ;

قال العلماء معناه ان سبب العطاس محمود وهو خفة البدن التى تكون لقلة الاخلاط وتخفيف الغذاء وهو مندوب إليه لانه يضعف الشهوة ويسهل الطاعة والتثاؤب ضده

“Ulama berkata: maknanya (hadits ini) ialah sesungguhnya sebab dari bersin itu terjadi merupakan perkara yang terpuji, yaitu karena badan yang ringan, dimana hal itu terjadi karena sedikitnya Akhlath (istilah kedokteran.pent) dan pengurangan asupan makanan, dan hal ini dianjurkan karena dapat melemahkan syahwat dan memudahkan kepada ketaatan dan sedangkan menguap adalah kebalikannya.” (Majmu’ Syarh Al-Muhaddzab – 4/624)

Dan hadits ini mengajarkan kita beberapa adab ketika bersin dan menguap, adapun menguap maka seyaogyanya seorang muslim menahan menguapnya, dan tidak membiarkan suara menguapnya keluar, apalagi sampai dengan suara lepas dan keras, sesungguhnya ketika suara menguap seseorang lepas tak terkontrol maka saat itu setan menertawai dirinya.

Musa Abu ‘Affaf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.