Keistimewaan Hari Jum’at, Yang Ke-3 Menakjubkan

Spread the love

Berikut ini adalah keistimewaan hari jum’at sesuai dengan penjelasan dari Al-Qur’an dan Hadits, dan semoga menambah Iman kita dan memupuk kecintaan kepada Agama Allah.

  1. Hari Pilihan Khusus Untuk Ummat Nabi

Dari urutannya, hari Jum’at lebih dulu dari pada hari sabtu dan ahad, dan hari jum’at ditunjukkan Allah untuk ummat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sebagai bentuk satu keistimewaan ummat ini, dan sebagai isyarat bahwa ummat ini adalah selalu yang terdepan

Dari Hudzaifah Radliyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

أضل الله عن الجمعة من كان قبلنا فكان لليهود يوم السبت وكان للنصارى يوم الأحد فجاء الله بنا فهدانا الله ليوم الجمعة فجعل الجمعة والسبت والأحد وكذلك هم تبع لنا يوم القيامة نحن الآخرون من أهل الدنيا والأولون يوم القيامة المقضى لهم قبل الخلائق

“Allah memalingkan orang-orang sebelum kita dari hari jum’at, Maka bagi Yahudi hari Sabtu, dan bagi Nasrani hari Ahad, maka Allah (kemudian) mendatangkan kita dan Allah pun menunjukkan kita hari Jum’at. maka Allah telah menciptakan (urutan hari) Jum’at, Sabtu, dan Ahad. Maka demikian pula, mereka (yahudi dan nasrani) menguntit (di belakang kita) pada hari kiamat, kita yang terakhir dari penduduk dunia, dan namun yang paling awal kelak pada hari kiamat yang diadili sebelum semua makhluk” (HR: Muslim)

Dan di dalam hari jum’at inilah Allah menyebutkan dengan terang sebagai letaknya ibadah shalat jum’at yang agung , Allah berfirman :

ياأيها الذين آمنوا إذا نودي للصلاة من يوم الجمعة فاسعوا إلى ذكر الله وذروا البيع ذلكم خير لكم إن كنتم تعلمون

“Wahai orang-orang yang beriman apabila telah dipanggil untuk Shalat pada hari jum’at maka bergegaslah kepada dzikir kepada Allah dan tinggalkanlah jual beli”. (QS; Al-Jum’at – 9)

  1. Hari Terbaik, dan Nabi Adam diciptakan Di Dalamnya

Dari Abu Hurairah Radliyallahu ‘Anhu beliau berkata; Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

خير يوم طلعت عليه الشمس يوم الجمعة فيه خلق آدم وفيه أدخل الجنة وفيه أخرج منها. رواه مسلم

“Sebaik-baik hari yang mentari terbit di atasnya adalah hari jum’at, padanya Adam diciptakan dan padanya ia masuk ke surga, dan padanya ia dikeluarkan dari surga”. (HR; Muslim)

  1. Husnul Khatimah

Para ulama menyebutkan bahwa wafat pada hari jum’at adalah pertanda husnulkhatimah, itu karena ada kabar gembira, bahwa Allah akan menjaga seorang muslim yang wafat di hari jum’at dari fitnah kubur. Dari Abdullah bin ‘Amr beliau berkata:

قال رسول الله صلى الله عليه و سلم ما من مسلم يموت يوم الجمعة أو ليلة الجمعة إلا وقاه الله فتنة القبر. رواه الترمذي

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Tidaklah seorang muslim wafat pada hari jum’at atau malam jum’at kecuali Allah menjaga dirinya dari fitnah kubur”. (Hr; Attirmidziy)

  1. Ada Sesaat Waktu, Doa Menjadi Terkabul.

Dari Abu Hurairah Raliyallahu ‘Anhu beliau berkata:

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ذكر يوم الجمعة فقال فيه ساعة لا يوافقها عبد مسلم وهو قائم يصلي يسأل الله تعالى شيئا إلا أعطاه إياه وأشار بيده يقللها. متفق عليه

“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menyebut tentang hari jum’at, maka beliau bersabda: “di dalamnya ada waktu yang tidaklah seorang muslim berketepatan dengannya dan dia dalam keadaan berdiri shalat, meminta kepada Allah sesuatu, kecuali Allah berikan kepadanya, dan Nabi mengisyaratkan dengan tangannya, isyarat akan sedikitnya waktu tersebut”. (Muttafaq ‘Alaih)

Musa Abu ‘Affaf, BA.