Karomah Khalid bin Al-Walid, Racun Mematikan Tak Membuatnya Sakit

 

Di antara kisah yang banyak dinukil oleh para ulama adalah kisah Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Khalid bin Al-Walid yang meneguk racun berbisa namun racun itu tidak sama sekali membuatnya sakit.

Bagaimanakah sebenarnya riwayat ini?

Riwayat kisah ini dikeluarkan oleh Imam Ahmad -Rahimahullah-dalam Kitab Fadla’ilush-Shahabah :

عن أبي السفر قال : نزل خالد بن الوليد الحيرة على بني أم المرازبة ، فقالوا له : احذر السم لا يسقيكه الأعاجم ، فقال : إيتوني به فأتي منه بشيء ، فأخذه بيده ثم اقتحمه وقال : بسم الله فلم يضره شيئا

Dari Abu Al-Safar beliau berkata: “Khalid bin Al-Walid mendatangi daerah kabilah Bani Ummul Marazibah , lalu mereka berkata kepada Khalid : “Waspadalah dengan racun jangan sampai kaum non Arab menegukkannya kepadamu”, (singkat cerita) Khalid menjawab : “hidangkanlah racun itu, maka setelah didatangkan sebagian darinya, beliau mengambilnya kemudian meneguknya, beliau membaca Bismillah maka sedikit pun beliau tidak terkena dampaknya”.[1]

Riwayat yang serupa juga disebutkan di beberapa tempat dalam Fadla’ilush-shohabah, tepatnya pada Atsar No : 1481, 1482, dan kedua riwayat dengan nomor tersebut dinilai Shahih oleh Syaikh Washiyyullah bin Ahmad ‘Abbas Rahimahullah.[2] Dan beliau telah men-Takhrij Atsar ini dengan singkat dan bagi yang ingin menelaahnya lebih luas kami persilahkan merujuk ke referensi yang telah  dicantumkan.

Cerita ini menunjukkan kuatnya Iman Khalid bin Al-Walid kepada Allah, dan sebagai bukti akan karomah yang beliau miliki.


[1] Fadla’ilush-Shohabah Imam Ahmad (2/815/No. 1478) Tahqiq Syaikh Washiyyullah Abbas/Cet. Universitas Ummulqura Makkah

[2] Catatan Kaki Fadla’ilush-Shohabah Imam Ahmad (2/816/) Cet. Universitas Ummulqura Makkah

Comments

comments