Istighfar Anak Saleh Mengejutkan Ayahnya di Surga

Teduh.Or.Id – Apabila orang yang beriman memiliki keturunan yang mengikuti mereka dalam keimanan niscaya Allah akan hubungkan anak cucu mereka bersama dengannya kelak dalam satu Manzilah (tempat) yang sama disurga. Demikian penjelasan Ibnu Katsir ketika menafsirkan Ayat ini:

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُم مِّنْ عَمَلِهِم مِّن شَيْءٍ كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ

Artinya: “Dan orang-orang yang beriman beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga) dan kami tidak mengurangi sedikit pun pahala kebaikan atau kebajikan mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya” (QS: Ath-Thūr – 21)

Dalam terbentuknya generasi beriman dalam sebuah keluarga seolah-olah orang tua diisyaratkan memiliki andil penting dalam hal itu, – walau pun secara umum telah diketahui bahwa iman tidak dapat diwariskan-  dan ini sejalan dengan sabda Nabi kita Shallallāhu ‘Alaihi Wasallam: “Setiap yang dilahirkan terlahir dalam keadaan fithrah, lalu kedua orang tuanyalah yang meyahudikannya, menasranikannya, dan memajusikannya”. Hadist Riwayat Muslim.

Keterlibatan langsung dan andil orang tua dalam membentuk generasi beriman sangatlah penting, dan di antara salah satu jalan mewujudkan hal tersebut ialah dengan membentuk sosok pribadi seorang Ayah dan Ibu yang Saleh dan Salehah terlebih dulu tentunya.

Namun kali ini yang akan kita bahas bukan kiat menjadi Ayah atau Ibu yang Saleh dan Salehah, namun hanya sedikit menyingkap keutamaan yang akan didapat seorang Ayah dan Ibu yang beriman. Selain keutamaan di atas yakni dihubungkannya kelak anak cucu mereka bersama dengan mereka, Allah ‘Azza Wajjalla juga akan meninggikan derajat setiap orang tua dengan amalan anak-anaknya yang tak pernah mereka ia duga sebelumnya. Dalam sebuah hadits disebutkan:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ لَيَرْفَعُ الدَّرَجَةَ لِلْعَبْدِ الصَّالِحِ فِي الْجَنَّةِ، فَيَقُولُ: يَا رَبِّ، أَنَّى لِي هَذِهِ ؟ فَيَقُولُ: بِاسْتِغْفَارِ وَلَدِكَ لَكَ

Artinya: “Dari Abu Hurairah – Radhiyallahu ‘Anhu – berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda: ‘Sesungguhnya Allah ‘Azza Wajalla meninggikan derajat seorang hambaNya yang Saleh di surga, sehingga hamba tersebut bertanya: ‘Ya Rabb, Bagaimanakah semua ini (bisa menjadi) milikku?, Allah berfirman menjawabnya: ‘Karena Istghfar anakmu untuk dirimu'”. (HR: Ahmad, Ibnu Majah. Dan dinilai Shahih oleh Syaikh Al-Albani dan Hasan oleh Syaikh Syu’aib Al-Arna’uth).

Maka alangkah beruntungnya orang tua yang beriman dan saleh, terlebih apabila ia memiliki anak cucu yang Saleh dan Salehah. mereka akan berkumpul bersama di surga yang penuh kenikmatan dan kekal selama lamanya.

Selamat mendidik diri dan keluarga dan jangan lupa untuk selalu membaca doa ini, doa yang pernah dipanjatkan oleh Nabi Zakariyya dan Ibrahim ‘Alaihimassalam agar kita diberikan anak cucu yang saleh

رَبِّ هَبْ لِي مِن لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاء

“Ya Rabbi berikanlah kepadaku dari sisimu keturunan yang baik sesungguhnya engkau adalah Maha mendengar doa”

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

“Ya Rabbi berikanlah untukku (keturunan) yang Saleh”.