Infused Water Resep Warisan Salaf

Teduh.Or.Id – Saya bisa pastikan pembaca sudah pernah mendengar istilah infused water yang beberapa waktu lalu populer menjadi minuman sehat ala milenial zaman now.

Serunya, sebagian orang kemudian mengaitkan hal ini dengan minuman Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, sehingga muncul menu infused water ala Nabi. Maksudnya tidak lain adalah mengganti buah infused water yang pada umumnya adalah jeruk atau timun dengan kurma.

Setelah saya cek dan ricek. Sedikit saya luangkan waktu untuk menelisik fenomena ini, ternyata… dan ternyata… merendam kurma ke dalam air atau dengan bahasa kekiniannya infused water ini memang benar telah dipraktikkan sejak di zaman salaf.

Berikut sedikit nukilan yang mampu kami suguhkan, semoga bermanfaat:

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

بل لما أنزل الله سبحانه وتعالى على نبيه محمد صلى الله عليه وسلم تحريم الخمر لم يكن عندهم بالمدينة من خمر العنب شيء ؛ لأنه لم يكن بالمدينة شجر عنب وإنما كانت تجلب من الشام كان عامة شرابهم من نبيذ التمر

… “Bahkan ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan kepada Nabi-Nya Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam pengharaman khamr, ketika itu belum ada di sisi mereka khamr anggur di Madinah sedikit pun, karena di Madinah tidak ada pohon anggur, anggur saat itu didatangkan dari negeri Syam, minuman kebanyakan mereka saat itu dari Nabidz kurma.”

Dan beliau melanjutkan:

وكانوا يشربون النبيذ الحلو ، وهو أن ينبذ في الماء تمر وزبيب ، أي يُطرح فيه ، والنبذ الطرح ليحلو الماء ، لا سيما كثير من مياه الحجاز فإن فيه ملوحة ، فهذا النبيذ حلال بإجماع المسلمين ؛ لأنه لا يُسكر ، كما يحل شرب عصير العنب قبل أن يصير مسكرا

“Dan mereka dulu meminum nabidz yang manis, yaitu kurma dan zabib (anggur kering) dimasukkan ke dalam air, yakni dicemplungkan ke dalamnya, al-Nabdzu artinya mencemplungkan agar air menjadi manis, terlebih kebanyakan air di negeri Hijaz kala itu terdapat rasa asin di dalamnya, maka nabidz (yang kami jelaskan) ini hukumnya halal dengan ijma’ ulama kaum muslimin, karena dia tidak memabukkan, sebagaimana halal meminum perasan anggur sebelum ia berubah memabukkan.” (Majmu’ Fatawa (28/337-338) Cet. Mujamma’ Malik FahdMadinah).

Syaikh al-Rajihiy dalam Syarh Sunan Abu Dawud berkata:

والنبيذ يطلق على عصير العنب وغيره كأن يجعل في الماء زبيباً فيكون نبيذاً، أو يجعل فيه تمراً فيكون نبيذاً، أو يجعل فيه شعيراً ونحو ذلك

“Nabidz (adalah istilah) yang digunakan untuk hasil perasan anggur dan yang lainnya seperti memasukkan zabib (anggur kering) ke dalam air sehingga hasilnya disebut nabidz, atau kurma dimasukkan ke dalam air sehingga hasilnya menjadi nabidz, atau gandum dimasukkan ke dalamnya sehingga menjadi nabidz, dan semisalnya.” (6/13. Maktabah al-Syamilah)

Dalam Shahih Muslim dari Ibnu ‘Abbas Radliyallahu ‘Anhu beliau berkata:

كان رسول الله -صلى الله عليه وسلم- ينتبذ له أول الليل فيشربه إذا أصبح يومه ذلك والليلة التى تجىء والغد والليلة الأخرى والغد إلى العصر فإن بقى شىء سقاه الخادم أو أمر به فصب

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sering dibuatkan nabidz pada awal malam maka beliau pun meminumnya ketika telah pagi pada hari tersebut, dan pada malam yang akan datang, dan esok dari malam tersebut, dan malam berikutnya dan esoknya sampai waktu Asar, maka apabila tersisa sedikit beliau memberikannya kepada pembantunya atau beliau memerintahkannya agar ditumpahkan.” (HR. Muslim)

Imam al-Nawawiy rahimahullah berkata:

والأحاديث الباقية بمعناه فى هذه الأحاديث دلالة على جواز الانتباذ وجواز شرب النبيذ ما دام حلوا لم يتغير ولم يغل وهذا جائز باجماع الأمة وأما سقيه الخادم بعد الثلاث وصبه فلأنه لايؤمن بعد الثلاث تغيره وكان النبى صلى الله عليه و سلم يتنزه عنه بعد الثلاث

“Dan hadis-hadis yang tersisa dengan maknanya dalam hadis-hadis ini menunjukkan atas bolehnya Intibadz (membuat minuman nabidz) dan boleh meminum nabidz selama rasanya masih manis tidak berubah, dan tidak mendidih, ini boleh dengan ijma’ ummat ini.” (al-Minhaj Syarh Shahih Muslim bin Hajjaj (7/juz 13/174) Cet. Darulmakrifah).

Setelah ini, saya semakin mantap rasanya ingin membuat Infused Water kurma atau zabib, biar ngikut Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Walaupun ngikutnya masih baru bisa dan mampu dalam batas hal-hal semacam ini saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.