“Ibnu Taimiyyah Lautan Ilmu”, Demikian Kata As-Suyuthy

Tentang Ibnu Taimiyyah Syaikhul Islam Al-Hafizh Ibnu Hajar (852 H.) Rahimahullah berkata:

شهرة إمامة الشيخ تقي الدين ابن تيمية أشهر من الشمس وتلقيبه بشيخ الإسلام باق الى الآن على الألسنة الزكية ويستمر غدا كما كان بالأمس ولا ينكر ذلك الا من جهل مقداره وتجنب الإنصاف

“Ketenaran dari ke-imam-an Syaikh Taqiyyuddin Ibnu Taimiyyah lebih tenar dari (cahaya) matahari dan dijulukinya beliau dengan Syaikhul Islam masih tetap ada (berlaku) sampai saat ini (diucapkan) di atas lisan-lisan orang yang cerdas dan (hal itu) akan terus berkelanjutan sampai esok hari sebagaimana yang telah berlaku di hari yang kemarin, dan tiadalah orang yang mengingkari itu kecuali karena ia tidak mengetahui bobot beliau dan (karena ia telah) mengenyampingkan sikap yang adil”

Persaksian Syaikhul Islam Al-Hafizh Ibnu Hajar Rahimahullah ini dinukilkan oleh Syaikh ‘Ali bin Hasan Al-Halaby Hafizhahullah dari kata pengantar Syaikhul Islam Al-Hafizh Ibnu Hajar Rahimahullah atas kitab Arraddul Wafir karya Imam Ibnu Nashiruddin Ad-Dimasyqy Halaman ke-12, sebagaimana hal ini disebutkan oleh Syaikh ‘Ali bin Hasan Al-Halaby Hafizhahullah dalam kitabnya yang berjudul :

شيخ الاسلام ابن تيمية بأقلام منصفة علمية شافعية وأزهرية وأردنية

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Bi Aqlami Munshifah Ilmiyyah Syafi’iyyah Wa Azhariyyah Wa Urduniyyah pada halaman ke-63.

Dan masih dalam kitab yang sama, Syaikh ‘Ali bin Hasan Al-Halaby Hafizhahullah juga menukilkan dari kitab Thabaqatul Huffazh Halaman ke-520 satu kesaksian yang telah dinyatakan oleh Imam Jalaluddin As-Suyuthy (911.H) Rahimahullah atas ketokohan dan keluasan ilmu Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, dan di antara yang beliau katakan tentang Ibnu Taimiyyah adalah :

“(Beliau Seorang) Imam yang Mujtahid, Syaikhul Islam”, beliau juga menyebutkan:

وكان من بحور العلم

“Dan sedianya Ibnu Taimiyyah adalah lautan Ilmu”

Kedua tokoh ulama besar Madzhab Syafi’iyyah ini – dan bahkan ulama besar dunia yang pernah ada – kiranya cukup untuk membungkam sebagian orang yang mengatakan tersesatnya Ibnu Taimiyyah. Sungguh tidak akan sama kesaksian Al-Hafizh Ibnu Hajar dan juga Imam As-Suyuthy bila dibandingkan dengan kesaksian buruk sebagian Kyai dan Tuan Guru terhadapnya, maka berpikirlah.

Dan semoga Allah memberikan kita petunjuk dan menunjuki mereka yang membenci Ibnu Taimiyyah karena tidaklah mereka seperti itu kecuali karena tidak mengetahui hakikat sebenarnya.

 

Musa Abu ‘Affaf, BA.   [Bekasi 20 Maret 2017 M. / 21 Jumadal Akhir 1438 H.]

Alumnus Ma’had Darul Furqan Li Tahfizhil Qur’an dan Takhasshush Ponpes Al-Ishlahuddiny Kediri, Lobar-NTB. Pernah bermajelis di Rubath Al-Jufry yang diasuh oleh Habib Zain bin Sumaith, Alumnus Al-Jami’atul Islamiyyah Bil Madinatil Munawwarah Fakultas Hadits tahun 2010 M. Selain aktif di dunia pendidikan juga sekarang sebagai Konsultan Agama di Acara Khazanah Trans7.

Comments

comments