Hukum Menghias Dinding dengan Kaligrafi Ayat Al-Qur’an

Teduh.Or.Id – Dibenci (Makruh) menulis ayat Al-Qur’an di dinding rumah dan semisalnya. Hukum ini merupakan pendapat dalam Madzhab Al-Hanafiyyah, Madzhab al-Syafi’iyyah, dan yang nampak jelas sebagai pendapat dalam Madzhab Al-Hanabilah, dan pendapat Ibnu ‘Utsaimin serta ulama al-Lajnah Da’imah (komite fatwa) Saudi Arabia

Para ulama menjelaskan bahwa hal itu Makruh karena beberapa hal:

Pertama: karena menulis Ayat di dinding atau menempelkannya di dinding dapat mengakibatkan perendahan terhadap Al-Qur’an

Kedua: Sesungguhnya firman Allah Ta’ala lebih tinggi dan lebih mulia dan lebih agung dari pada hanya untuk dijadikan sebagai rajutan hiasan pada dinding.

Ketiga: Hal ini bertentangan dengan petunjuk jalan Nabi ﷺ dan para sahabatnya, dan juga para Imam dari generasi Salaf Radliyallahu ‘Anhum Ajma’in.

Demikian, untuk penjelasan referensi lebih detil masalah ini, bisa dilihat di sini Klik.

Penting diingat, bahwa hukum makruh pada dasarnya masuk ke dalam kategori larangan yang dianjurkan untuk tidak dilakukan, bukan seperti yang dianggap oleh banyak pihak dengan lisan halnya bahwa hukum makruh tidak masuk ke dalam kategori larangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.