Haruskah Kedua Tangan Mayat dalam Posisi Sedekap?

Teduh.Or.Id – Posisi letak kedua tangan mayat kadang mendatangkan polemik di sebagian masyarakat, kadang ada yang bersikap keras dalam hal tersebut sehingga menganggap bahwa letak posisi tangan mayat harus di atas dadanya seperti ia bersedekap dalam shalat. Nah, bagaimana sebenarnya masalah ini?

Pada dasarnya tidak ada anjuran secara khusus dalam hal ini yang dapat dijadikan sebagai rujukan ilmiah, Al-Khathib Al-Syarbiniy rahimahullah, salah seorang ulama terkemuka dalam madzhab al-Syafi’iyyah berkata,

وهل تجعل يداه على صدره اليمنى على اليسرى أو يرسلان في جنبه لا نقل في ذلك فكل من ذلك حسن محصل للغرض

Apakah kedua tangannya (mayit) diletakkan di atas dadanya, yang kanan di atas yang kiri, ataukah kedua tangannya dibiarkan lepas disampingnya? Tidak ada nukilan dalam hal itu, namun semua itu baik, memenuhi tujuan.[1]

Baca juga: Hukum Thawaf di Kuburan

Syaikh Muhammad bin Shalih ‘Utsaimin rahimahullah pernah ditanya hal serupa bahwa sebagian petugas yang memandikan jenazah meletakkan kedua tangan mayat di atas dadanya seperti posisi dalam salat, apakah hal ini dianjurkan?  Dan beliau menjawab,

“ليس هذا العمل مشروعاً ، وإنما تجعل يدا الميت إلى جنبيه” انتهى

Amalan ini tidak disyariatkan, semestinya kedua tangan mayit diletakkan di kedua sampaing badannya.[2]

Demikian, semoga perkara-perkara seperti ini tidak menjadi pemicu keretakan dalam masyarakat, sebab ternyata urusannya begitu mudah karena tidak ada penukilan riwayat dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam secara khusus.


Referensi:

[1] Mughnilmuhtaj (1/339)

[2] Liqa’at Babulmaftuh (1/111) dan fatwa ini dinukil dalam : Islamqa.info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.