Aroma Badan Nabi Lebih Wangi dari Seribu Bunga

Teduh.Or.Id – Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam diberikan Allah banyak kelebihan dan mukjizat di antaranya adalah badan Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam beraroma sangat wangi.

Anas bin Malik Radliyallahu ‘Anhu pernah berkata:

ما مسست حريرا ولا ديباجا ألين من كف النبي صلى الله عليه وسلم، ولا شممت ريحا قط أو عرفا قط أطيب من ريح أو عرف النبي صلى الله عليه وسلم

“Aku tidak pernah menyentuh sutra dan dibaj (sejenis sutra juga) yang lebih lembut dari telapak tangan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan aku belum pernah mencium wewangian sekalipun atau ‘arf sekalipun yang lebih wangi dari aroma atau wanginya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. (Muttafaq ‘Alaih, lihat Al-lu’lu’u Walmarjan Hadits No. 1503. (1/502) Cet. Darulhadits Kaero.)

Dari Jabir bin Samurah Radliyallahu ‘Anhu beliau berkata:

صليت مع رسول الله صلى الله عليه و سلم صلاة الأولى ثم خرج إلى أهله وخرجت معه فاستقبله ولدان فجعل يمسح خدي أحدهم واحدا واحدا قال وأما أنا فمسح خدي قال فوجدت ليده بردا أو ريحا كأنما أخرجها من جؤنة عطار

Suatu ketika aku shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam shalat yang pertama ( yakni shalat zhuhur) kemudian beliau pergi menuju keluarganya, dan aku pun ikut keluar bersamanya, anak-anak pun menyambut beliau sampai pun beliau akhirnya mengusap kedua pipi mereka satu persatu, (Jabir bin Samurah) berkata: “adapun diriku, beliau juga mengusap pipiku, dan aku merasakan dari tangannya kesejukan atau wewangian seolah-olah tangannya beliau keluarkan dari pernyimpanan minyak wangi“. (Hadits riwayat Muslim No. 2329. Juz-7 Hal. 81/ Cetakan yang diberikan nomor hadits oleh Muhammad bin Ibrahim Rusyud al-Tamimiy)

Imam An-Nawawiy Rahimahullah berkata:

وفي هذه الأحاديث بيان طيب ريحه صلى الله عليه و سلم وهو مما أكرمه الله تعالى قال العلماء كانت هذه الريح الطيبة صفته صلى الله عليه و سلم وان لم يمس طيبا ومع هذا فكان يستعمل الطيب في كثير من الأوقات مبالغة في طيب ريحه لملاقاة الملائكة وأخذ الوحي الكريم ومجالسة المسلمين

Dalam hadits-hadits ini ada penjelasan tentang wanginya aroma Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan hal ini bagian dari pemuliaan Allah terhadapnya, Ulama mengatakan: “Wangi yang harum yang ada pada Nabi ini adalah sifat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam walau pun beliau tidak menyentuh wewangian, (walau pun demikian) namun beliau tetap memakai wewangian dalam banyak waktu dan kesempatan sebagai bentuk betul-betul memaksimalkan mewangikan dirinya karena beliau akan bertemu dengan para Malaikat, dan mengambil wahyu dan bermajelis dengan kaum muslimin.” (Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim bin Hajjaj 15/84) Cet. Darulmakrifah-Bairut)

Kesaksian dari para shahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam atas wanginya badan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah satu hal yang tak terbantahkan. Hal ini telah menjadi kesepakatan kaum muslimin sejak dahulu kala, mengingkarinya adalah salah satu bentuk kebodohan dan memperturutkan hawa nafsu.

Dan mengatakan badan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallamlebih wangi dari seribu bunga” bukanlah suatu hal yang percuma dan tak mendasar, sebab itu adalah bahasa majas untuk mengungkapkan bahwa wangi badan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memang benar-benar tidak terdandingi. Jika ada wewangian yang memiliki wangi seribu bunga, maka badan Nabi shallallahu alaihi wasallam tentu akan lebih wangi darinya, namun di manakah ada wewangian yang memiliki wangi seribu bunga itu!?

Sementara di lain hal telah diketahui bahwa bangsa yang memiliki wangi-wangian paling terkenal dan tersohor dengan keharumannya tidak lain adalah bangsa Arab, dan ini memperkuat hal di atas, bahwa badan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lebih wangi dari seribu bunga, yakni lebih wangi dari wewangian yang paling wangi.

Wallahu A’lam.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.