Apakah Hijab Harus Berwarna Hitam?

 

Kewajiban berhijab atas semua perempuan muslimah apabila telah Balighah adalah satu hukum yang tidak diperdebatkan lagi, tapi apakah hijab itu harus berwarna hitam? Bagaimana kalau dengan warna selain hitam?

Nah untuk kalian, perempuan muslimah yang masih bingung dengan masalah ini, berikut kami nukilkan fatwa Ulama Sepuh yang terpercaya tentang hal tersebut, dan semoga hijrah kalian ke hijab diridlai Allah Ta’ala dan tetap diberikan keistiqmahan. Amiin

Dalam Nomor fatwa ( 5089) [1] , Komite Tetap Riset Ilmiah dan Kefatwaan Saudi Arabia perah ditanya :

حجاب المرأة المسلمة هل هو خاص باللون الأسود أو عام في كل الألوان؟

“Hijab Perempuan Muslimah apakah khusus dengan warna hitam, atau umum meliputi semua warna?

Dan Komite Kefatwaan menjawab :

لباس المرأة المسلمة ليس خاصا باللون الأسود، ويجوز لها أن تلبس أي لون من الثياب، إذا كان ساترا لعورتها، وليس فيه تشبه بالرجال، وليس ضيقا يحدد أعضاءها، ولا شفافا يشف عما وراءه، ولا مثيرا للفتنة. وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

“Pakaian wanita muslimah tidaklah khusus dengan warna hitam, boleh baginya memakai warna apa saja dari pakaian apabila pakaian itu menutupi auratnya, dan tidak ada padanya penyerupaan dengan para lelaki, dan tidak sempit yang dapat membentuk tubuhya, dan tidak transparan yang dapat menampakkan apa yang dibaliknya, dan tidak mengundang fitnah.”

Wabillahittaufiq, Wasshallallahu ‘Ala Nabiyyina Muhammad Wa Alihi Washahbihi Wasallam.

Komite Tetap Riset Ilmah Dan Kefatwaan.

Ketua : Syaikh Abdulaziz bin Baz, Wakil Ketua : Syaikh Abdurrazzaq ‘Afif, Anggota : Abdullah bin Ghudayyan, Abdullah bin Qu’ud.

Jadi, warna selain hitam bukanlah warna keharusan pada hijab, tapi boleh dengan warna-warna lainnya dengan ketentuan-ketentuan yang disebutkan di atas.

 

[1] Fatawa Allajnah Addaimah (17/181-182)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.