Jaga Arogansi Saat Berkendara

Jaga Arogansi Saat Berkendara

Pada zaman sekarang, orang-orang sangat butuh berkendara sebagai kebutuhan hidup mereka. Karena memang sebagai manusia, hidup tidak bisa lepas dari yang namanya berjalan. Melakukan perjalanan ke tempat lain. Oleh karena itu, mempunyai kendaraan saat ini bagi mayoritas orang sudah masuk dalam skala prioritas hidup mereka. Tentu fungsinya untuk memudahkan urusan-urusan hidup. Seperti beribadah, bekerja, sekolah, belanja, dan masih banyak lagi urusan lainnya. Dalam Islam, memiliki kendaraan yang baik ialah satu diantara beberapa kebaikan sebagaimana hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, “Empat perkara termasuk dari kebahagiaan, yaitu wanita (istri) yang shalihah, tempat tinggal yang luas/ lapang, tetangga yang shalih, dan tunggangan (kendaraan) yang nyaman. Dan empat perkara yang merupakan kesengsaraan yaitu tetangga yang jelek, istri yang jelek (tidak shalihah), kendaraan yang tidak nyaman, dan tempat tinggal yang sempit.” (HR. Ibnu Hibban dalam Al-Mawarid hal. 302, dishahihkan Asy-Syaikh Muqbil dalam Al-Jami’ush Shahih, 3/57 dan Asy-Syaikh Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 282).

Bagi sebagian orang, memiliki kendaraan yang nyaman adalah hal yang wajib, karena kendaraan itu digunakan setiap harinya. Bisa kita lihat, banyak sekali yang membeli kendaraan dengan spesifikasi yang bagus. Walaupun tidak cash, dan membayarnya dengan cicilan. Bagi sebagian yang lainya, memiliki kendaraan adalah salah satu impian hidup mereka. Saking banyaknya yang membeli kendaraan, maka terjadilah kemacetan dimana-mana. Terutama di ibukota Jakarta. Nah disini, kita akan membahas cara berkendaranya. Bukan membahas jenis-jenis kendaraan atau efek yang ditimbulkan dari berkendara.

Hampir semua orang menginginkan kendaraan dengan spesifikasi yang bagus. Entah itu mobil, motor, atau bahkan sepeda. Jika kita sudah punya kendaraan bagus, maka biasanya timbulah penyakit hati. Sadar atau tidak sadar kesombongan hadir di hati kita. Contohnya, ketika kita berkendara dengan motor yang bagus, kita melihat motor orang lain dibawah spesifikasi kendaraan kita. Maka timbulah anggapan-anggapan buruk kita terhadap orang lain. Entah itu meremehkanya secara ekonomi karena motornya dibawah kita. Atau jika ada motor yang menyalip motor kita, kita merasa “panas” dan ingin membuktikan bahwa kendaraan kita lebih baik dengan menyusulnya. Atau ketika kita kesal karena cara berkendaraan orang lain yang kurang baik, kita menarik gas atau istilahnya “menggeber” disamping orang tersebut. Atau biasanya ketika melihat orang lain berjalan kaki panas-panasan, naik angkot, disitulah biasanya timbul kesombongan berkendara kita. Dan biasanya kita ingin dilihat dan “diakui” di jalanan dengan kendaraan kita karena spesifikasinya yang bagus. Maka tak jarang yang memakai knalpot racing, aksesori motor yang intinya hanya untuk menarik perhatian orang lain divjalan. Hal-hal semacam inilah yang disebut dengan arogansi berkendara. Dan cara berkendara seperti ini yang harus kita hindari. Tidak sadarkah kita telah melukai hati orang lain dengan cara berkendara kita yang arogan? Boleh saja kita mempunyai kendaraan dengan spesifikasi yang bagus, tetapi berkendaralah dengan etika agar orang lain tidak merasa direndahkan.

Bukankah Nabi kita shalallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan bahwa sebagai seorang muslim juga harus memiliki etika saat berada dijalan yakni dalam hadits beliau, “Tinggalkanlah oleh kalian duduk-duduk di jalan-jalan”. Maka para sahabat berkata, “Kami tidak bisa untuk tidak duduk-duduk di jalan-jalan karena di sanalah tempat kami berbincang-bincang.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika kalian menolak untuk tidak duduk-duduk di sana, maka tunaikanlah hak jalan.” Mereka berkata, “Apakah hak jalan itu?” Beliau menjawab, “Menundukkan pandangan, menyingkirkan gangguan, menjawab salam, memerintahkan yang baik dan mencegah kemungkaran.” (HR. Al-Bukhari)

Semoga bacaan yang ringan ini dapat menyadarkan hal-hal kecil yang menjadi penyakit dalam hati kita. Aamiin.

Ditulis oleh : Rizki Nur Iman

Gambar dari :

http://khongthe.com/wallpapers/abstract/mini-traffic-jam-10593.jpg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>